Perusahaan Vendor Cina Beri Bonus Tak Lazim pada Karyawannya

mantagibaru.com—Ini cara dan strategi promo yang “cerdas”. Karena tak lazim, maka promosinya buat heboh.
Sebuah perusahaan teknologi di China bikin kehebohan. Pasalnya, mereka dikabarkan memberi bonus tidak biasa pada karyawan, yaitu semalam dengan bintang porno.
Perusahaan bernama Qihoo 360 itu bergerak di bidang sekuriti internet. Sebagai bonus tahun baru China, manajemen perusahaan akan memberikan pengalaman tak terlupakan pada karyawan teladan, yakni semalam dengan bintang porno, sebut saja namanya Julia.
Rumor itu bermula setelah seorang karyawan kabarnya memposting foto soal bonus apa saja yang dapat dinikmati karyawan terbaik. Pegawai paling teladan bisa menghabiskan waktu bersama Julia yang konon populer di China.
Bukan itu saja. Masih ada bonus lain bagi karyawan yang beruntung. Yaitu antara sebuah mobil baru atau liburan lima hari ke Bali.
Tapi kemudian, kabar tersebut dibantah oleh pihak perusahaan. Mereka sama sekali tidak berniat memberi bonus menghebohkan tersebut pada pegawainya.
"Sepertinya ada seseorang yang membuat dokumen palsu tentang bonus kami yang melibatkan seorang aktris film dewasa. Tidak ada dokumen seperti itu eksis. Semua ini hanyalah rumor internet palsu yang dibuat-buat," kata juru bicara Qihoo yang dikutip detikINET dari Yahoo News, Selasa (10/2/2015) seperti dilansir detikhot.com.
Qihoo sendiri lumayan berkibar di China sehingga mereka tak ingin citra perusahaan tercoreng dengan kabar itu. Berbasis di Beijing, mereka mempekerjakan sekitar 4.000 karyawan
Qihoo yang berbasis di Beijing ini memproduksi berbagai produk sekuriti seperti Antivirus dan juga web browser. Diklaim, produk Internet Security buatan mereka telah dipakai oleh 496 juta orang.
Pendapatan mereka pun cukup tinggi. Tercatat mencapai USD 329 juta di tahun 2012 dengan keuntungan sebesar USD 46,5 juta.
Awal bulan ini, Qihoo kabarnya menebus nama domain 360.com dengan harga sangat mahal. Kabarnya tembus sampai 11 juta poundsterling.

Pasar China memang menggiurkan dengan populasi penduduk yang sangat tinggi. Perusahaan teknologi lokal seperti Qihoo pun banyak diuntungkan karena pemerintah China sering membatasi ruang gerak perusahaan teknologi asing.