Minggu, 27 Oktober 2013

PUISI Fajry Chaniago Ms


Rumah Sakit 

putih ketika kesucian
putih pada kematian

Padang, Mei 2012



Ranjang

matahari mengeluarkan darah
dan kau berteriak hingga ke perut bumi
memecah sunyi kenikmatan

Padang, Mei 2012

Ranjang II

pagi ini aku tak akan lagi memakan tiramisu buatanmu
karna aku akan memakan kata-katanya
yang dikatakannya tadi malam diatas ranjangmu

Padang, Mei 2012



Taring Cinta

cinta itu datang terburu-buru
seperti rusa yang lelah diburu
terengah-engah pada letih sendu
lalu mendekap pada rindu

cinta ini seperti gelap malam yang kelam menderam
mengibaskan secercah cahaya samar yang ragu akan sinarnya
dan membawa rindu dalam kepedihan

Padang, Mei 2012




Sepotong Mimpi Dibalik Senja
-Navira Putri S-

hujan turun bersama pedih
ketika ngilu menyapa
dibalik awan
terselip sepotong mimpi
yang tak pernah kau dapati

seperti aku dalam lekuk matamu

Sarangmusang, Mei 2012


 
 
Tarian Waktu

datang gelap belum tentu malam
aku masih terus berjalan
tapi nanti
sebelum matahari geram
aku sudah terbaring sepi
tanpa nyanyian srigala

Payakumbuh, 2012











Kepada Pecundang


kau yang mengaku dirimu pejuang
kau yang mengaku dirimu pecinta
menggepalkan pahit pada mulut
mungkinkah kau akui bahwa dirimu itu hanyalah seorang penjilat?
yang mengaku seorang sejati dan pembagi
tahukah kau, bahwa dirimu itu hanyalah seorang pecundang
yang menjilat kemudian membunuh
pernahkah kau malu pada dirimu itu?
Hingga kau bersembunyi pada darah, darah dan tulangmu

Sarangmusang, Mei 2012






Tentang Fajry Chaniago Ms
Kelahiran Payakumbuh 03 Februari 1992. Berkegiatan di Teater Nan Tumpah Padang, Komunitas kreatif Sarangmusang.Mahasiswa Sastra Indonesia, Universitas Andalas, Padang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar